Awal Mula Kenal Instagram dan Jadi Instagrammer

Beberapa tahun belakangan banyak orang yang penasaran dan tanya kepada saya sebenarnya kerja apa, kok aktif benar di Instagram, jalan-jalan ke mana-mana, barang-barangnya bagus, di-endorse mulu, foto-fotonya bagus, followers-nya banyak, traveling-nya disponsori, itu semua dibayar, dan banyak pertanyaan lainnya yang kadang bingung juga jelasinnya. Kalaupun sudah dijelaskan, tetap mereka penasaran.

Nah, lewat tulisan ini saya ingin berbagi cerita awal mula saya kenal Instagram sampai akhirnya dikenal sebagai seorang Instagrammer. Ada juga yang bilang selebgram. Wadaaw, saya sebetulnya malas benar dipanggil kayak gitu, terkesan lebay. Sekarang sebutannya jadi lebih keren, influencer. Ya, bolehlah. Namun, saya lebih setuju sama Mbak Trinity yang pernah bilang, lebih keren disebut blogger ketimbang selebgram atau sebutan masa kini lainnya.

Well, saya tidak menyangka akan menjadi seorang Instagrammer. Dulunya saya hanya seorang pegawai kantoran dan pengajar yang memiliki rutinitas seperti pegawai lainnya. Pada tahun 2011, saya ketemu Instagram secara tidak sengaja. Niat untuk cari app photo editing, malah ketemu Instagram. Dulunya aplikasi ini hanya tersedia untuk smartphone merek buah itu. Ternyata ia tidak hanya sekadar bisa mengedit foto tapi juga sebagai platform jejaring sosial yang sama dengan microblogging lainnya.

Selama beberapa lama saya masih tidak tahu bagaimana cara kerja Instagram ini, sampai akhirnya di tahun 2012 saya mulai serius membagikan foto-foto yang cukup berkualitas di Instagram saya, sampai akhirnya beberapa kali menjadi Suggested Instagram User di tahun 2014 dan 2015. Bisa dibilang tahun 2015 inilah karir saya sebagai Instagrammer dimulai. Mulai dari terima produk alias endorse-an gratis sampai berbayar walau pada saat itu bayarannya tidak seberapa. Beberapa tahun kemudian, Instagram saya semakin berkembang dan kemampuan saya sebagai Instagrammer pun mulai bertambah, walau sampai saat ini saya masih harus belajar lagi dan masih haus akan ilmu tentang fotografi dan skill lainnya yang menunjang karir sebagai seorang Instagrammer.

Nah, #garagaraInstagram juga saya bisa diajak jalan-jalan dari dalam sampai luar negeri, bisa tampil sebagai narasumber di program radio, muncul di majalah, baik online maupun cetak, kerja sama dengan berbagai merek besar, dan paling anyar saya dinominasikan sebagai Indonesia Instagrammer of the Year 2018 baru-baru ini. Sungguh tak saya sangka. Namun, yang paling penting lagi, saya bisa bertemu dengan banyak orang hebat dan menginspirasi. Itulah yang membuat Instagram punya nilai lebih bagi saya.

Di luar itu semua, saya hanya ingin menggunakan kekuatan media sosial yang saya punya ini sebagai landasan untuk membagikan sesuatu yang positif dan berguna bagi orang muda Indonesia, kalau pun itu bisa menginspirasi saya akan lebih bahagia lagi.

Jadi, kalau kalian penasaran, follow saja Instagram saya di @sadawayans, karena saya lebih sering update kegiatan saya di sana, baik bila sedang traveling atau kegiatan lainnya yang kadang juga tidak venting. Hehehe. Lebih mudah juga, kan, aksesnya? 😉

Terima kasih telah mau menyimak dan membaca sampai akhir. I really appreciate it, indeed.

Salam hangat 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s