Tips Pintar Pilih Koper

“Kak, koper yang bagus dan murah yang kayak apa, ya?”

Pertanyaan macam gini masih sering saya dapat sampai saat ini. Kadang sampai bingung juga jelasinnya karena sudah dijawab tapi masih akan ada pertanyaan lain lagi.

Saya rasa penting untuk tahu cara pilih koper yang benar, karena koper dengan harga selangit belum tentu punya kualitas selangit juga. Namun, malah koper murah bisa jadi bagus-bagus saja kalau dapat yang bermaterial oke.

Ada beberapa hal penting yang mesti ditanyakan kepada diri sendiri sebelum memutuskan untuk membeli koper:

  • Koper macam apa yang akan dibutuhkan?
    • Koper kabin atau bagasi? Pertanyaan ini akan terjawab dengan mengetahui berapa lama akan melakukan perjalanan. Koper kabin akan cukup membawa pakaian untuk durasi perjalanan selama 3-7 hari, sedangkan untuk keperluan jalan lebih dari itu sudah pasti koper bagasi akan sangat dibutuhkan. Untuk pilih koper bagasi pun, saya sarankan pilih yang ukuran sedang saja sudah cukup, karena koper ukuran jumbo justru akan lebih merepotkan.
  • Koper dengan material seperti apa yang diinginkan?
    • Penting juga untuk tahu bahan atau material sebuah koper, karena mungkin saja masih banyak yang belum paham. Bahan koper umumnya ada dua jenis, hardcase dan softcase. Koper hardcase yang bagus dan sudah terbukti ketahanannya itu, sesuai pengalaman saya, yang berbahan polypropyline. Ada juga yang berbahan polycarbonite, tapi buat saya polypropyline lebih bagus, elastis, dan mudah dibersihkan. Koper softcase itu koper berbahan kain. Keuntungan koper berbahan kain ini biasanya bisa muat barang lebih banyak dan kalau jatuh atau terbanting tidak akan hancur, masih bisa mental dengan halus. Kekurangannya kurang aman dan bisa cepat robek, apalagi kalau diperlakukan tak senonoh oleh petugas saat pengambilan bagasi. Tahu sendiri, kan, gimana kasarnya mereka? Kalau saya pribadi, lebih suka dan menyarankan koper hardcase berbahan polypropyline saja.
  • Koper dengan berapa roda yang lebih disukai?
    • Umumnya koper ada yang berroda dua dan empat. Dulu banget pas zaman gak enak, saya pernah punya koper berroda dua, tapi repot dan tidak efisien. Belum lagi kalau pas bawa banyak barang. Sudah berat, dorongnya juga sulit. Lalu, saya beralih ke koper berroda empat, barulah perjalanan dengan koper terasa menyenangkan. Inilah keunggulan koper berroda empat: mudah didorong, bisa diputar-putar, dan dengan bawaan barang yang banyak pun beban tidak terasa berat. Penting juga diketahui saat memilih koper berroda empat, pastikan rodanya terpasang kuat dan sudah teruji. Karena akan sangat memudahkan mendorong di medan yang berat, misal jalanan berbatu atau kondisi ekstrem lainnya.
  • Koper dengan garansi berapa lama yang mesti dimiliki?
    • Koper bergaransi sangat penting. Biasanya garansi koper ada yang 3 sampai 10 tahun. Misal, koper asal Amerika, seperti American Tourister dan Samsonite memberikan garansi produk koper mereka selama 3 tahun. Sedangkan koper buatan Jepang, seperti Lojel memberikan garansi produk mereka selama 10 tahun. Tentu dengan durasi garansi yang panjang akan lebih menguntungkan, karena kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi dengan keadaan koper kita nantinya. Saran saya, kalau cuma ingin punya koper kabin, garansi 3 tahun sudah cukup karena kita masih bisa bawa koper kita ke dalam pesawat dan masih bisa diawasi sendiri. Namun, untuk koper bagasi yang mana lebih berresiko, koper dengan garansi 10 tahun akan sangat membantu.
  • Koper yang mahal atau murah?
    • Kalau tanya dengan pertanyaan seperti ini, jawabannya pasti kebanyakan akan pilih yang murah. Saya pun demikian. Hanya saja perlu diketahui ada harga ada mutu. Sekarang lihat dulu berapa budget kalian. Kalau memang punya dana yang cukup besar untuk membeli koper, belilah yang dengan kualias bagus sekalian, tentu harganya akan mahal. Kalau memang budget sedikit atau sedang-sedang saja, lebih seringlah cek ke toko-toko koper, bandingkan harga, dan cek satu-persatu kopernya sampai ketemu yang sesuai budget tapi juga cukup berkualitas. Karena memiliki koper sama dengan investasi jangka panjang, bukan?

Saya rasa seperti itu gambaran untuk memilih koper yang oke versi saya. Semoga cukup membantu.

Kalau kalian bagaimana biasanya memilih koper? Coba share di kolom komentar, ya!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s